Welcome to PROJECT ( SECREET )

Sabtu, 15 Maret 2014

ETIKA DAN MORALITAS

Etika dan Moralitas

Pengertian Etika
·         Etika juga dikenal sebagai filosofi moral) adalah cabang filosofi yang mencari jawaban pertanyaan tentang moralitas; yaitu, tentang konsep seperti baik dan jahat, benar dan salah, keadilan, dan kebajikan. Etika memberikan petunjuk tindakan-tindakan apa yang benar dan apa yang salah.

·         Menurut The World Book Encyclopedia (2008), etika mengajukan pertanyaan-pertanyaan tentang benar dan salah dengan menggunakan metode “reasoning”, bukan benar-salah menurut kepercayaan atau tradisi. Oleh karena itu, selalu ada”reason” (alasan) mengapa kita harus memegang teguh etika.

·         Merupakan nilai – nilai perilaku yang ditunjukkan oleh seseorang atau organisasi tertentu dalam interaksinya dengan lingkungan

“ Etika pada dasarrnya harus mempunyai dampak yang baik dan berdampak yang baik “

Pengertian Moral :
Diartikan sebagai semangat atau dorongan bathin dalam diri seseorang untuk melakukan atau tidak melakukan atau tidak melalukan sesuatu
           
            Perbedaan antara Etika dan Moral yaitu :
·         Etika dalam perlakuan baik , buruk , salah dan benar dilihat dari sudut pandang perusahaan atau suatu organisasi

·         Moral dalam perlakuan baik , buruk , salah dan benar dilihat dari sudut pandang individu



Analisa suatu masalah atau kasus dianggap mempunyai etika baik atau tidak

·         Dengan melontarkan pertanyaan mengenai Utility , Right dan Justice

Utility :  apakah kegunaan dari suatu biaya atau hal lain ?
Right    : apakah hak manusia dihormati ?
Justice : apakah keadilan akan suatu hal di distribusikan?

Pertanyaan dijawab dengan jawaban “Ya” dan “Tidak” dan apabila semua pertanyaan dijawab “Ya” maka suatu masalah itu dikatakan mempunyai etika atau sudah etis

·         Making Desicion

1.      Siapa orang yang berpengaruh dari kejadian tersebut?
2.      Apakah kejadian itu mempunyai dampak ? alasannya
3.      Apakah kejadian itu didukung oleh badan sosial lain ?
4.      Apakah kejadian itu didukung oleh undang-undang hukum ?
5.      Apakah kegiatan itu memberi kesan yang baik?
6.      Apakah ada motif di balik tindakan berdasarkan kejujuran dan rasa hormat / integritas?

Bila semua pertanyaan terdapat “Ya” dan “Tidak” maka difokuskan pada pertanyaan 5 dan 6 yang akan membuktikan suatu masalah atau kasus dianggap mempunyai etika yang baik atau tidak

·         Dengan Teori Etika

-          Egoism = Teori pandangan kepada pribadi
-          Social group = teori pandangan kepada social
-          Cultural reltivisme = budaya yang dianut
-          Utility = penilaian dari sudut pandang masyarakat
-          Deotolgy = kewenangan hukum

Dari ketiga teori tersebut maka dapat dicontohkan dengan  “Kasus Beras Impor Asal Vietnam yang Dianggap Ilegal “ . Dari kasus tersebut dapat dilihat bahwa kegiatan impor beras tersebut mempunyai etika yang baik atau buruk dengan menerapkan ketiga teori diatas . Misalnya Making decision yaitu apakah kejadian impor beras ilegal itu mempunyai dampak dan apakah kasus tersebut didukung oleh undang-undnag hukum . Dapat dilihat pula dengan teori etika berdasarkan deotolgy .
           
            Dalam dunia usaha , Etika mempunyai peran penting agar terwujudnya bisnis yang beretika dan mempunyai persaingan yang sehat , maka etika dalam usaha dapat difokuskan pada :
           








Suatu perusahaan yang mempunyai etika yang baik harus menghasilkan profit yang baik tetapi harus memperhatikan kepada people dan planet . Apakah suatu perusahaan memberikan pengaruh dan dampak yang baik bagi people yang bekerja di tempat tersebut dan dampak limbah dari hasil perusahaan tersebut tidak menganggu planet . Bila ketiga hal diatas telah dilakukan dengan baik maka perusahaan itu adalah perusahaan yang mempunyai etika yang baik .


REFERENSI :
u August Beguai, How To Prevent Computer Crime A Guide For Managers, New York: John Wiley & Sons, 1983
u UU Paten No.14 Tahun 2001
u UU Merek No.15 Tahun 2001
u UU Hak Cipta No.19 Tahun 2002
u Pudjowiyatna, Etika Filsafat Tingkah Laku, Bina Aksara,Jakarta 1996
u R.Pasaribu, Teori Etika Praktis, Pieter,Medan 1988
u Artikel-artikel terkait standar profesi/kompetensi, IT-Audit dan Forensik
u R.Ayres, The Essence of Professional Issues in Computing, Prentice Hall, 1999
u D.Bell et.al, Computers, Ethics, and Social Values, Prentice Hall,1995


Tidak ada komentar:

Posting Komentar